Kabupaten Sukabumi (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat melaporkan bahwa bencana longsor dan banjir menimpa sembilan kecamatan dan petugas gabungan sedang melakukan upaya penanggulangan dan memberikan bantuan.
Manager Pusat Pengendalian Operasi BPBD Kabupaten Sukabumi Daeng Sutisna kepada ANTARA di Kabupaten Sukabumi, Selasa pagi, mengatakan, pihaknya pada Senin (15/12) malam telah melaporkan langsung perihal kejadian itu kepada Bupati Asep Japar dan unsur terkait lainnya.
Ia menyebutkan bencana di Kecamatan Warungkiara terjadi di Kampung Lio Cilandak RT 05/01 Desa Sirnajaya berupa longsor yang menutupi akses jalan kabupaten. Di Kampung Cigadog RT 02/07 Desa Bantarkalong longsor juga menutup jalan kabupaten di samping jembatan Cimandiri Leuwi Lalay.
Jembatan Cikolomeran penghubung Desa Hegarmanah-Bantarkalong ambruk, sementara jalan desa di Kampung Bojonghaur ambles.
Banjir bandang di Desa Mekarjaya menghancurkan area pertanian sekitar 2 hektare
Di Kecamatan Caringin, longsor terjadi di Kampung Peundeuy RT 03 RW 08 Desa Seuseupan, lalu di Kampung Jaura RT 03 RW 10 Desa Seuseupan saluran irigasi Cibalung jebol dan tidak bisa mengairi lahan kolam dan sawah warga.
Di Kecamatan Cibadak longsor yang terjadi di Kampung Cibatu hilir RT 02/011 Desa Sekarwangi menimpa lima rumah warga, di Kampung Peundeuy RT 03/09 Desa Warnajati juga terjadi longsor dan dua unit rumah terancam.
Di Kecamatan Ciemas longsor terjadi di Kampung Mekarasih RT 05/03 Desa Ciemas sehingga jalan Mekarasih - Pamuyangan tidak dapat dilalui kendaraan dan menimpa satu unit rumah.
Di Kecamatan Cikembar, longsor menyebabkan pergeseran tanah di Kampung Cicatih RT 01/05 Desa Cimanggu, menimpa dua rumah dan harus di relokasi ke tempat aman.
