Cirebon (ANTARA) - Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Jawa Barat, menyediakan tiga titik relokasi bagi 166 pedagang kaki lima (PKL) yang sebelumnya beraktivitas di kawasan Sungai Sukalila Cirebon.
Kepala DKUKMPP Kota Cirebon Iing Daiman di Cirebon, Senin, mengatakan relokasi tersebut merupakan bagian dari penataan kawasan Sungai Sukalila yang dilakukan pemerintah daerah dengan tetap memperhatikan keberlangsungan usaha para pedagang.
Ia menyebutkan tiga titik relokasi yang disiapkan meliputi Pasar Pagi Kota Cirebon, area di Pusat Grosir Cirebon (PGC), serta kawasan belakang Terminal Harjamukti.
Untuk Pasar Pagi, kata dia, pemerintah daerah telah menyiapkan sejumlah kios yang dapat ditempati pedagang non-makanan.
“Mereka menyewa kios kami sebanyak enam unit, jadi sudah bayar dan sudah siap menyewa sebanyak enam unit di Pasar Pagi,” katanya.
Ia menuturkan untuk pedagang makanan dan minuman direlokasi ke halaman parkir PGC, karena lokasi tersebut sangat cocok untuk para PKL kuliner.
Iing menyampaikan untuk pedagang bingkai foto dan sejenisnya, pemerintah daerah menyiapkan lokasi di lantai dua Pasar Pagi.
“Kami menyiapkan di lantai dua Pasar Pagi, tapi sampai data terakhir baru ada satu yang menempati,” ujarnya.
Iing menambahkan, pihaknya masih melakukan komunikasi dengan pedagang lainnya untuk memastikan pemanfaatan tempat relokasi yang telah disiapkan, karena sebagian PKL masih mempersiapkan proses pemindahan.
Selain itu, DKUKMPP juga menyiapkan relokasi khusus bagi pedagang tanaman dan bunga di kawasan belakang Terminal Harjamukti.
