Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung, Jawa Barat menekankan pentingnya mitigasi bencana sebagai salah satu hal yang harus diperhatikan dalam pengamanan Natal dan Tahun Baru (Nataru) mendatang.
Bupati Bandung Dadang Supriatna di Bandung, Senin, mengatakan potensi kebencanaan perlu mendapat perhatian khusus karena dapat berdampak luas terhadap permasalahan lainnya.
“Tantangan pengamanan Nataru kali ini tentu berbeda karena kita harus fokus pada kejadian bencana alam yang dampaknya tidak hanya pada kebencanaan, tetapi juga berujung pada persoalan lainnya, seperti lalu lintas,” ujarnya.
Ia menjelaskan potensi bencana yang terjadi di wilayah itu disebabkan oleh cuaca ekstrem dalam beberapa waktu ini sehingga penting bagi warga meningkatkan kesiapsiagaan dalam mitigasi bencana.
Dirinya juga meminta aparat gabungan untuk dapat menghimpun seluruh informasi terkait dengan kelengkapan dan kesiapan personel, termasuk infrastruktur sarana pendukung menjelang Nataru mendatang.
“Kami mohon informasi dari wilayah terkait ruas jalan yang harus diselesaikan sebelum tanggal 25 Desember, termasuk penempatan posko, kesiapan pemadam kebakaran dan tim penyelamatan, serta pengamanan tempat ibadah,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menyoroti perubahan alih fungsi lahan di wilayah setempat akibat penyalahgunaan izin dalam praktik membangun perumahan.
Ia menyebut kebijakan penghentian sementara izin perumahan merupakan langkah yang terbaik untuk dilakukan saat ini untuk menghentikan alih fungsi lahan yang masif.
