Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, menyiapkan sejumlah pos terpadu untuk memastikan kelancaran pelayanan masyarakat di daerah tersebut selama masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
“Persiapan itu sudah kami bahas dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) hari ini,” kata Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Kamis.
Ia mengatakan pos terpadu tersebut akan difokuskan pada jalur-jalur dengan intensitas kendaraan tinggi, seperti kawasan menuju destinasi wisata maupun pada ruas Jalan Pantai Utara (Pantura) Cirebon.
Tujuan didirikan pos tersebut, kata dia, yaitu memberikan ruang bagi masyarakat untuk beristirahat serta memperoleh layanan kesehatan selama perjalanan.
“Kami ingin masyarakat yang melakukan perjalanan selama masa libur tersebut dapat dalam keadaan sehat, tenang, dan nyaman,” katanya.
Ia menjelaskan pemerintah daerah maupun instansi terkait, nantinya menyiapkan pos kesehatan dan fasilitas istirahat di beberapa titik strategis.
Menurut dia, kehadiran pos terpadu tersebut mampu membantu masyarakat yang mengalami kelelahan setelah menempuh perjalanan panjang.
“Kalau lewat di Cirebon dan capek, silakan istirahat. Kalau kurang enak badan, di situ ada tempat istirahat dan layanan kesehatan,” ujarnya.
Selain menyiapkan fasilitas, kata dia, pemerintah daerah turut membahas rekayasa lalu lintas untuk mengantisipasi potensi kemacetan.
Imron menuturkan koordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Cirebon, sudah dilakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Selain itu, ia mengatakan pemantauan intensif diharapkan mampu menjaga kondisi tetap kondusif sepanjang masa libur tersebut.
“Petugas gabungan akan ditempatkan di ruas-ruas rawan, untuk mencegah gangguan keamanan maupun perlambatan lalu lintas,” katanya.
Pemerintah daerah, kata dia, berencana berkoordinasi dengan para pendeta agar kegiatan Natal dapat berlangsung aman dan nyaman.
“Rapat lanjutan nanti akan melibatkan pendeta agar ibadah masyarakat berjalan tentram dan tenang,” tuturnya.
Pihaknya pun turut mengantisipasi kemungkinan munculnya cuaca ekstrem selama libur akhir tahun, dan dinas terkait diminta bersiaga dan menyiapkan langkah-langkah pengamanan di wilayah rawan bencana.
“Dari dinas terkait, kami sudah minta langkah-langkah antisipasi jika cuaca kurang baik selama masa libur Natal dan tahun baru,” ucap dia.
