Cirebon (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Daddy Rohanady menyebutkan pengembangan kawasan industri dapat menjadi solusi strategis untuk menekan angka pengangguran di Cirebon dan Indramayu, Jabar.

Daddy saat dikonfirmasi di Cirebon, Rabu, mencontohkan kawasan industri di Indramayu seluas sekitar 3.000 hektare bisa membuka peluang besar bagi masuknya investasi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Kehadiran investasi itu, kata dia, terutama yang bersifat padat karya, dinilai mampu memberikan dampak langsung terhadap penyerapan tenaga kerja.

“Ada hal yang jauh lebih besar lagi untuk menekan angka pengangguran, salah satunya tentang pembukaan kawasan industri,” katanya.

Ia mengingatkan, besarnya nilai investasi tidak selalu berdampak pada peningkatan lapangan kerja, jika industri yang masuk lebih banyak menggunakan teknologi padat modal.

Oleh karena itu, kata Daddy, pemerintah daerah perlu memastikan arah pengembangan kawasan industri selaras dengan kebutuhan tenaga kerja lokal.

“Secara asumsi umum, dahulu, setiap Rp1 triliun investasi mampu menyerap hingga satu juta tenaga kerja jika industrinya padat karya,” katanya.

Ia mengatakan, persoalan pengangguran merupakan pekerjaan besar bagi setiap kepala daerah, khususnya di dua wilayah tersebut.

“Langkah-langkah yang perlu dilakukan itu, di Indramayu, kepala daerahnya sudah mulai melakukan penataan,” katanya.



Pewarta: Fathnur Rohman
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026