Kabupaten Cirebon (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon, Jawa Barat, mempercepat proses lelang untuk 31 paket pekerjaan infrastruktur tahun anggaran 2026 sebagai langkah optimalisasi pelaksanaan program pembangunan di daerah tersebut.
Bupati Cirebon Imron di Cirebon, Rabu, mengatakan percepatan lelang dilakukan untuk memastikan pekerjaan fisik dapat dimulai pada Januari 2026 sehingga tidak lagi menumpuk pada pertengahan atau akhir tahun anggaran seperti yang terjadi sebelumnya.
Ia menjelaskan alokasi anggaran untuk Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) pada 2026 mencapai sekitar Rp200 miliar, yang diprioritaskan untuk peningkatan jalan dan jembatan di sejumlah wilayah.
Menurut dia, kebutuhan perbaikan infrastruktur masih cukup besar, baik pada ruas dengan kerusakan berat maupun sedang, sehingga penyelesaiannya dilakukan secara bertahap.
“Sebagian titik ditargetkan tuntas pada 2027 seiring penataan kawasan industri. Sekarang dari awal sudah kita lakukan lelang. Ada 31 titik yang dilelang,” katanya.
Imron mengatakan percepatan proses lelang penting dilakukan, agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat bergerak lebih cepat melalui kelancaran transportasi dan distribusi barang.
“Percepatan pelaksanaan proyek dinilai mampu mengurangi risiko keterlambatan pekerjaan, sekaligus meningkatkan kualitas hasil pembangunan,” katanya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Cirebon Hendra Nirmala mengatakan lelang dini dilakukan, untuk menghindari penumpukan penyerapan anggaran yang selama ini dominan terjadi pada triwulan keempat.
