Kabupaten Purwakarta (ANTARA) - Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi satu-satunya instansi pemerintahan di Provinsi Jawa Barat dan merupakan salah satu dari 10 pemerintah daerah di provinsi lain, yang meraih penghargaan Program Pariwara Antikorupsi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Diskominfo Kabupaten Purwakarta, Rabu, menginformasikan bahwa selain Purwakarta, sembilan pemerintah daerah lain yang meraih penghargaan serupa adalah, Pemprov DKI Jakarta, Pemprov Daerah Istimewa Yogyakarta, Pemkab Buleleng (Bali), Pemkab Kudus (Jateng), Pemkab Demak (Jateng), Klaten (Jateng), Pemkab Probolinggo (Jatim), Pemkab Temanggung (Jateng), dan Pemkab Wonosobo (Jateng).
Piagam penghargaan diterima langsung oleh Bupati Purwakarta Saepul Bahri Binzein dari pimpinan KPK pada perhelatan Festival Film Anti-korupsi atau ACFFest (Anti-Corruption Film Festival) 2025 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada akhir pekan lalu.
Saat menghadiri acara penganugerahan tersebut, Bupati Purwakarta didampingi oleh Kadiskominfo Hendra Fadly dan Pelaksana Tugas Inspektur Inspektorat Purwakarta Yayat Hidayat.
Bupati Saepul Bahri Binzein menyampaikan rasa syukur atas pencapaian ini.
Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Purwakarta menjadi satu-satunya daerah di Jawa Barat yang berhasil meraih penghargaan ini.
"Masuk 10 besar dan mendapat penghargaan dari KPK adalah kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Purwakarta, dan tentunya mengandung tanggung jawab yang serius dan harus dilaksanakan mulai dari hal kecil dan mulai dari diri kita sendiri," ujarnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pimpinan KPK atas kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Purwakarta.
Setelah melalui proses penilaian yang dilakukan secara profesional dan independen oleh dewan juri, Kabupaten Purwakarta berhasil masuk dalam jajaran peserta dengan capaian terbaik dalam Program Penghargaan Pariwara Antikorupsi 2025.
