Sumedang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumedang, Jawa Barat, menempatkan pendidikan karakter pemuda sebagai pilar utama dalam memperkuat bela negara seiring upaya membangun generasi yang berintegritas dan berjiwa kebangsaan.
Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyatakan bahwa pemerintah daerah memprioritaskan penguatan karakter pemuda melalui pendekatan yang sistematis dan berkelanjutan dengan merancang berbagai kegiatan untuk memperkuat wawasan kebangsaan.
“Pemerintah daerah terus memperkuat berbagai langkah strategis bela negara. Upaya ini dilakukan melalui pendidikan karakter dan kebangsaan, pembinaan Paskibra, pemilih pemula, serta komunitas pemuda untuk menanamkan nilai Pancasila dan membangun disiplin generasi muda,” kata Fajar saat membuka kegiatan Pembentukan Duta Bela Negara 2025 di Jatinangor, di Sumedang, Jumat.
Dia menjelaskan bahwa terdapat lima nilai dasar bela negara yang harus dipegang generasi muda, yaitu cinta tanah air, kesadaran berbangsa dan bernegara, kesetiaan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, kerelaan berkorban, serta kemampuan awal dalam bela negara.
Selain itu, Fajar menyampaikan bahwa upaya menjaga stabilitas daerah tidak hanya dilakukan melalui penguatan karakter dan ketahanan sosial, tetapi juga melalui peningkatan kualitas keamanan publik yang menjadi bagian integral dari bela negara.
Dia berharap kegiatan Pembentukan Duta Bela Negara ini dapat melahirkan generasi pelopor yang tidak hanya cakap secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan berintegritas.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sumedang, H. Asep Tatang Sujana menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
