Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung mengusulkan penguatan tenaga pendidik dalam audiensi yang dilakukan dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) di Jakarta, Senin.
Bupati Bandung Dadang Supriatna menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memastikan penguatan tenaga pendidik sejalan dengan peningkatan mutu pembelajaran.
"Pemerintah daerah berkomitmen memastikan penguatan tenaga pendidik sejalan dengan peningkatan mutu pembelajaran. Kualitas guru adalah faktor utama keberhasilan pendidikan," ujarnya.
Ia menekankan bahwa penataan dan pemenuhan tenaga pendidik merupakan aspek strategis yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Bupati juga memaparkan pandangannya mengenai penataan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan tenaga honorer, yang memerlukan mekanisme pembiayaan serta pembinaan karier yang lebih terstruktur.
"Kebijakan nasional perlu mempertimbangkan kebutuhan daerah, terutama terkait formasi tenaga pendidik dan rasio ideal guru di sekolah dasar, serta menindaklanjuti hasil konsultasi tersebut sesuai mekanisme dan regulasi yang berlaku," tambahnya.
Sebagai upaya pemenuhan kebutuhan guru, Dadang juga mengusulkan percepatan regulasi agar PPPK dapat menduduki jabatan strategis sesuai kompetensi.
Ia mendorong pembukaan kembali rekrutmen CPNS guru untuk menjamin ketersediaan tenaga pendidik secara berkelanjutan melalui pembahasan nasional bersama kementerian dan DPR RI.
Di sisi lain, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar dan Menengah Kemendikbudristek, Gogot Suharwoto, menyatakan akan meneruskan aspirasi Pemkab Bandung kepada Komisi X DPR RI terkait usulan percepatan regulasi dan rekrutmen guru ke pemerintah pusat.
