Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat, mencatat realisasi penanaman modal atau investasi di daerah itu sampai triwulan ketiga mencapai Rp10,16 triliun atau telah melampaui target yang ditetapkan untuk tahun 2025 sebesar Rp7,78 triliun.
“Kalau realisasi triwulan tiga kita 10,16 triliun. Alhamdulillah sudah di atas rata-rata yang ditargetkan oleh pemerintah pusat," kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bandung, Eric Mohamad Atthauriq kepada ANTARA di Bandung, Rabu
Eric menyebutkan investasi sebesar Rp10,16 triliun tersebut didominasi oleh sektor jasa lainnya dengan menyumbang senilai Rp3,1 triliun.
“Pada posisi kedua pada sektor perumahan, kawasan industri dan perkantoran, yang ketiga perdagangan dan reparasi, keempat transportasi, gudang dan telekomunikasi dan yang terakhir pada sektor hotel dan restoran.” kata dia.
Dia mengungkapkan untuk realisasi penanaman modal dalam negeri (PMDN) yang justru mendominasi investasi di Kota Bandung dengan menyumbang Rp8,9 triliun, sedangkan untuk kategori penanaman modal asing (PMA) mencapai Rp1,2 triliun.
“Penyerapan tenaga kerja juga cukup signifikan. Sampai triwulan ketiga ini tenaga kerja yang terserap sebanyak 16.875 orang dengan jumlah 30.754 proyek,” kata dia.
