Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota Cimahi, Jawa Barat mendorong agar produk pangan dan pertanian lokal bisa lebih banyak mengakomodasi kebutuhan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dalam mengolah menu Makan Bergizi Gratis (MBG).
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi dalam keterangan yang diterima di Bandung, Selasa, menjelaskan bahwa SPPG dapat mengambil peran dalam meningkatkan perekonomian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
"Kalau kita selalu meminta agar peran dan fungsi SPPG juga untuk meningkatkan perekonomian dari UMKM atau pasar atau kelompok lokal," katanya.
Dia juga menjelaskan bahwa beberapa SPPG saat ini telah menggunakan produk lokal untuk mengolah kebutuhan MBG, termasuk yang berasal dari pasar tradisional.
"Memang sudah ada SPPG yang menggunakan produk pangan dan pertanian lokal. Ada juga yang beli bahan bakunya dari pasar-pasar tradisional," jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa pihaknya selalu melakukan pemeriksaan bahan baku sebelum diolah guna memastikan keamanan bahan baku.
"Terkait keamanan pangan jadi bahan baku sebelum diolah, dimasak bahan baku segarnya itu kita periksa dulu. Sejauh ini hasil pemeriksaan kualitasnya masih bagus," tambahnya.
Pihaknya juga memastikan seluruh bahan baku yang digunakan dalam pengolahan menu Makan Bergizi Gratis, mulai dari sayuran segar hingga daging berkualitas, selalu dalam kondisi prima.
Berdasarkan data Dispangtan, jumlah SPPG di Kota Cimahi yang mengolah menu MBG sudah ada 34 titik dengan 29 SPPG sudah beroperasi.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Cimahi dorong produk lokal jadi menu Makan Bergizi Gratis
