Edo mengatakan berbagai rangkaian program tersebut diharapkan dapat menjadi ruang pertemuan kreatif yang melibatkan seniman, masyarakat, dan budaya lokal secara lebih dekat.
“Kami merasa bangga dan bersyukur karena FKSM 2025 hadir di Kota Cirebon. Ini menjadi momentum penting untuk mengangkat kembali nilai-nilai seni dan budaya yang kita miliki,” katanya.
Ia merasa optimis FKSM 2025 mampu mempertemukan tradisi, inovasi, serta membuka ruang apresiasi seni bagi masyarakat di Kota Cirebon.
“Cirebon dengan sejarah panjang akulturasi budayanya akan menjadi panggung lahirnya gagasan-gagasan segar dan kolaboratif,” ucap dia.
