Selama proses perbaikan itu, kata dia, seluruh siswa yang berjumlah 88 orang melaksanakan kegiatan belajar mengajar di rumahnya masing-masing dan juga madrasah setempat dengan mendapatkan bimbingan dari orang tua dan gurunya.
Ia memastikan seluruh siswa tidak berhenti untuk mendapatkan materi tentang berbagai ilmu pengetahuan di berbagai tingkatan siswa mulai dari kelas 1 sampai 6.
"Pembelajaran saat ini tidak terganggu hanya yang biasa di ruangan sekarang di rumah dan di madrasah," katanya.
Sebelumnya hujan deras mengguyur wilayah selatan Garut menyebabkan bangunan sekolah yang memiliki empat ruang kelas tiba-tiba ambruk bagian atapnya, beruntung kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa karena sedang tidak dilaksanakan kegiatan belajar.
