Kepala Desa Cibanteng Muryani mengatakan pergeseran tanah sudah terlihat sejak satu pekan terakhir, namun terus meluas dalam dua hari terakhir, sehingga satu dari dua rumah yang rusak ambruk rata dengan tanah.
Tidak hanya merusak pemukiman warga, pergeseran tanah juga menyebabkan kerusakan jalan desa sepanjang 20 meter, dimana jalan dengan cor beton di bagian bawahnya mulai terkikis sehingga terancam amblas.
"Seluruh wilayah Desa Cibanteng merupakan daerah rawan terjadi pergeseran tanah dan longsor, sehingga warga diminta selalu waspada dan siap siaga termasuk segera mengungsi ketika hujan turun lebat saat malam hari," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPBD Cianjur turunkan petugas karena pergeseran tanah terus meluas
