Ratna menilai, perlambatan ekonomi China berpotensi membatasi minat risiko, bersamaan dengan koreksi indeks global dan kecilnya peluang penurunan suku bunga The Fed.
Adapun IHSG pada Kamis kemarin (14/11) ditutup melemah 16,57 poin atau 0,20 persen ke posisi 8.372,00.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, enam sektor menguat yaitu dipimpin sektor energi yang naik sebesar 1,72 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor infrastruktur yang naik sebesar 1,44 persen dan 1,13 persen.
Sedangkan, lima sektor melemah yaitu sektor industri turun paling dalam sebesar 1,33 persen, diikuti oleh sektor teknologi dan sektor barang konsumen primer yang turun sebesar 1,21 persen dan 0,62 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: IHSG menguat seiring berakhirnya government shutdown AS
