Cimahi (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Cimahi memastikan keamanan dan kebersihan bahan pangan untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan pemeriksaan ketat sebelum diolah.
Kepala Dinas Pangan dan Pertanian (Dispangtan) Kota Cimahi Tita Mariam, di Cimahi, Jawa Barat, Rabu, mengatakan bahwa setiap bahan pangan yang digunakan dalam Program MBG selalu melalui proses pemeriksaan sebelum diolah.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga mutu makanan yang disajikan kepada penerima manfaat program.
“Terkait keamanan pangan, bahan baku sebelum diolah itu kita periksa dulu. Sejauh ini hasil pemeriksaan kualitasnya bagus,” katanya.
Tita menjelaskan pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh bahan dalam kondisi layak konsumsi dan bebas dari zat berbahaya.
Berdasarkan data Dispangtan Cimahi, terdapat 34 titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang disiapkan untuk mengolah menu Makan Bergizi Gratis di wilayah tersebut.
Dari jumlah tersebut, sebanyak 29 SPPG telah beroperasi menjalankan program yang digagas Presiden Prabowo Subianto.
Dispangtan terus melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap bahan baku di setiap titik agar keamanan pangan tetap terjaga.
Pemeriksaan difokuskan pada bahan baku segar seperti sayuran dan protein hewani. Jenis sayuran yang diperiksa antara lain wortel, melon, dan semangka, sedangkan untuk protein hewani meliputi daging sapi, ayam, dan telur.
“Sayurannya, proteinnya, ayamnya juga diperiksa. Sejauh ini hasilnya masih di ambang batas aman, seperti sayuran yang aman dari pestisida. Kalau daging misalnya formalin,” ujar Tita.
Tita juga memastikan seluruh bahan yang diolah di dapur SPPG dalam kondisi segar dan langsung digunakan tanpa disimpan terlalu lama.
"Pemeriksaan dilakukan untuk menjamin keamanan pangan serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan seperti keracunan," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemkot Cimahi pastikan kebersihan bahan baku pangan MBG
