Sumedang (ANTARA) - Bupati Kabupaten Sumedang Donny Ahmad Munir mengapresiasi kinerja perangkat daerah atas capaian penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Sumedang yang kini turun menjadi 8,8 persen.
"Terima kasih atas kerja keras semuanya, alhamdulillah angka kemiskinan di Sumedang turun menjadi 8,8 persen dari sebelumnya 9 persen lebih," ujarnya dalam kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintahan Desa Kabupaten Sumedang, Rabu.
Dirinya menjelaskan hal tersebut merupakan bukti pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan pelayanan publik hingga ke tingkat paling bawah.
Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Jumlah penduduk miskin di Kabupaten Sumedang pada 2025 mencapai sekitar 105 ribu orang, mengalami penurunan sebanyak 3,07 ribu orang dari sebelumnya sekitar 108 ribu orang.
Sementara itu, garis Kemiskinan Kabupaten Sumedang pada 2024 tercatat sebesar Rp422.714 per kapita per bulan, kemudian pada 2025 mengalami kenaikan menjadi Rp436.490, per kapita per bulan, yang berarti naik sebesar Rp13.776, per kapita per bulan, atau naik sebesar 3,26 persen.
Dirinya juga menegaskan bahwa program yang dilaksanakan di setiap desa harus berdampak langsung kepada masyarakat dan mampu menjawab permasalahan yang ada di wilayahnya.
Ia meminta para kepala desa dan perangkat daerah untuk lebih fokus pada program prioritas yang menyentuh kebutuhan dasar warga
"Jangan sekali-kali membuat program dan kebijakan yang tidak berdampak kepada masyarakat dan tidak mengatasi masalah. Selain itu pemerintah desa saat ini sudah harus menggunakan digitalisasi, kemudian memimpin harus dengan hati dan keteladanan," tegasnya.
