"Ini bagus sekali. Hampir sekitar 200 kamera yang bisa terintegrasi di smart city. Saya minta kepada jajaran agar ini difungsikan betul untuk mengelola harkamtibmas dan kamseltibcarlantas, termasuk informasi penting yang bisa ditangkap oleh sistem ini," ujarnya.
Kakorlantas berharap sistem tersebut dapat segera diintegrasikan dengan sistem tilang elektronik atau electronic traffic law enforcement (ETLE) sehingga kamera yang tersebar di seluruh kota juga dapat menangkap pelanggaran lalu lintas.
"Kebijakan kami adalah penegakan hukum 95 persen menggunakan ETLE dan hanya 5 persen yang masih manual. Dengan adanya smart city dan kamera ini, kami mengimbau masyarakat agar tertib berlalu lintas demi keselamatan bersama,” katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Korlantas pasang 200 CCTV terintegrasi dengan smart city di Bandung
