"Pada 2028 kami mulai mempersiapkan tahap selanjutnya. Salah satu rencana besar kami adalah bekerja sama dengan PT KAI untuk menghadirkan layanan kereta yang lebih cepat antara Jakarta dan Bandung dengan waktu tempuh hanya 1–1,5 jam," tambahnya.
Pihaknya juga menyiapkan tahap pengembangan transportasi modern bekerja sama dengan PT KAI dalam waktu dekat. Tiga layanan kereta baru, yaitu Tani Mukti untuk angkutan hasil pertanian, Kilat Pajajaran untuk rute cepat Jakarta – Banjar, dan Jakalalana untuk wisata Jakarta – Cianjur.
Sebelumnya, Pemprov Jabar mengumumkan pelaksanaan bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) pada November 2025 sebagai langkah persiapan menghadapi efisiensi anggaran pada 2026 sehubungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jabar yang semula diproyeksikan sebesar Rp31,1 triliun direvisi menjadi Rp28,6 triliun akibat tertundanya Transfer Pusat ke Daerah (TKD) sekitar Rp2,4 triliun.
Sekretaris Daerah (Sekda) Jabar Herman Suryatman mengharapkan bisa mengurangi penumpukan pegawai di kantor, pengurangan penggunaan listrik dan air, hingga mengurangi kemacetan di jalan raya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pemprov Jabar naikkan anggaran jalan jadi Rp4 triliun
