Majalengka (ANTARA) - Bupati Majalengka Eman Suherman memastikan seluruh jajaran pemerintah daerah siap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, termasuk banjir, longsor, dan angin kencang, seiring meningkatnya ancaman pada puncak musim hujan.
Eman dalam keterangannya di Majalengka, Jabar, Jumat, mengatakan kesiapsiagaan menjadi prioritas utama agar setiap kejadian darurat dapat ditangani dengan cepat dan tepat.
“Kemarin kami sudah menggelar apel siaga, yang merupakan bentuk sinergi dalam upaya mitigasi bencana,” katanya.
Ia menegaskan seluruh unsur pemerintah daerah, TNI, Polri, BPBD, Basarnas, hingga relawan kebencanaan harus memastikan kemampuan personel maupun peralatan dapat dioperasikan dengan cepat saat keadaan darurat.
“Kami harus siap siaga dari segi personel, peralatan, dan koordinasi agar pertolongan cepat dan tepat dapat diberikan kepada masyarakat,” katanya.
Selain itu, dia meminta BPBD memperkuat penyampaian informasi dan imbauan dini kepada masyarakat terkait potensi ancaman bencana, termasuk memastikan logistik dan sarana evakuasi siap digerakkan.
Kesiapsiagaan bencana, kata dia, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah daerah, tetapi memerlukan dukungan aktif masyarakat.
Pihaknya pun sudah melakukan pengecekan berkala terhadap kendaraan operasional, perahu karet, dan peralatan evakuasi untuk memastikan seluruh sarana dalam kondisi siap pakai.
“Pengecekan kendaraan operasional serta peralatan evakuasi di Majalengka, sudah dilakukan,” katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Majalengka Agus Tamim menyebut potensi peristiwa hidrometeorologi diprediksi meningkat pada periode November 2025 hingga April 2026.
Ia menjelaskan wilayah selatan di Majalengka seperti Lemahsugih, Bantarujeg, Malausma, Cikijing, Cingambul, Banjaran, Maja, Argapura dan Sindang menjadi titik rawan terjadinya longsor.
Ia mengatakan untuk potensi banjir berada di Kecamatan Ligung, Jatitujuh, Kertajati dan Kadipaten.
“Hingga awal November 2025, BPBD Majalengka mencatat 195 kejadian bencana, sebagian besar berupa longsor dan banjir,” ucap dia.
