Lukman menjelaskan kekhawatiran investor terhadap kemungkinan terbentuknya bubble pada saham-saham di bidang akal imitasi (AI)
"Rupiah terpantau tertekan oleh sentimen risk-off di pasar equitas global oleh kekuatiran bubble AI," ujarnya.
Adapun rupiah pada pembukaan perdagangan Jumat melemah 4 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.705 per dolar AS, dibandingkan posisi sebelumnya Rp16.701 per dolar AS.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Rupiah berpotensi menguat terbatas, investor nantikan data Cadev RI
