Selain itu, perlu mempertimbangkan keahlian yang saat ini dimiliki dengan keahlian yang perlu dimiliki pada karier yang dituju baik itu soft skill ataupun hard skill, pasalnya setiap pekerjaan memiliki gaya kerja dan keterampilan yang berbeda.
Tak hanya itu, dari sisi perubahan lingkungan atau budaya kerja di korporasi yang suda berdiri lama dengan budaya kerja startup tentu memiliki perbedaan yang signifikan. Di sinilah mental terhadap perubahan budaya kerja diperlukan.
Tak ketinggalan, wanita yang juga berpraktik di Naluri Life, Rumah Dandelion dan Pojok konseling Kompas Gramedia ini menyerukan agar mempelajari karir atau profesi baru yang akan dituju dengan mempertimbangkan berbagai aspek penting.
“Pelajari baik-baik karier atau profesi baru yang ingin dituju, baik dari sisi finansial, peluang karir jangka panjang, lokasi kerja (akan berpindah-pindah/tidak),” pungkasnya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Beberapa hal yang sebaiknya dipertimbangkan bila ingin beralih profesi
