Kemarin, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan perekonomian Indonesia mengalami inflasi tahunan sebesar 2,86 persen year-on-year (yoy) pada Oktober 2025, terutama akibat kenaikan harga emas.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini menjelaskan emas menjadi komoditas penyumbang utama inflasi tahunan pada Oktober 2025 sebesar 2,86 persen dengan andil sebesar 0,68 persen, seiring peningkatan harga emas global yang berdampak langsung terhadap pasar domestik.
Emas pun menjadi kontributor utama dalam komponen inflasi inti.
Selain emas, komoditas seperti minyak goreng dan kopi bubuk juga turut memberikan tekanan harga pada kelompok komponen tersebut.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Emas dorong inflasi, ekonom ingatkan pengendalian ekspektasi pasar
