Jakarta (ANTARA) - Pertamina Patra Niaga menyatakan bertanggung jawab sepenuhnya terhadap kerusakan maupun kerugian akibat insiden kecelakaan tangki BBM yang mengakibatkan kebakaran di Jalan Pasar Hayam, Cianjur, Jawa Barat, Sabtu (1/11).
Area Manager Communications, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat August Satria dalam keterangan di Jakarta, Senin menyatakan saat ini pihaknya tengah melakukan inventarisasi bersama dengan pemerintah setempat, dan proses penggantian akan dilakukan setelah hasil verifikasi lapangan dinyatakan valid.
"Saat ini kami sedang melakukan inventarisir pihak-pihak yang terdampak atas insiden laka lantas ini, untuk selanjutnya berkomunikasi terkait dengan penanganan dampak,” ucap dia.
Disampaikan dia, perusahaan juga akan melakukan investigasi internal untuk menyelidiki penyebab insiden ini dan hasil investigasi sebagai rujukan agar insiden tidak terulang kembali.
Selain itu, meski truk tangki yang mengangkut BBM ke Cianjur itu terlibat kecelakaan, namun pihaknya memastikan pasokan bahan bakar ke wilayah tersebut tetap lancar.
"Pasokan BBM telah dikirimkan kembali ke wilayah Cianjur, masyarakat jangan khawatir,” ucapnya.
Sementara itu, Direktur Rekayasa dan Infrastruktur Darat Pertamina Patra Niaga, Hari Purnomo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak dan menyatakan bahwa Pertamina Patra Niaga bertanggungjawab dan akan menangani kejadian insiden ini hingga tuntas.
