Bandung (ANTARA) - Anggota Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat Tuti Turimayanti mengapresiasi langkah pemusnahan barang-barang ilegal yang salah satunya rokok ilegal sejumlah 6,8 juta batang oleh Bea Cukai Jawa Barat, langkah strategis untuk jaga stabilitas penerimaan daerah.
Menurut Tuti, pemusnahan rokok ilegal ini bukan hanya tindakan hukum tapi langkah yang strategis, karena jika dibiarkan penerimaan daerah melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), akan terganggu.
"Jika dibiarkan, jelas akan menimbulkan kerugian bagi daerah. Maka kegiatan yang dilakukan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Jawa Barat ini sangat luar biasa dan menjadi peringatan bagi para pelaku," kata Tuti di Bandung, Kamis.
Tuti Turimayanti mendukung dan mengapresiasi langkah tegas DJBC Jawa Barat dalam melakukan pemusnahan rokok ilegal yang merugikan negara ini.
Namun, kata dia, DJBC Jawa Barat sebagai leading sektor yang secara konsisten melakukan penindakan terhadap pelanggaran dibidang cukai, tidak akan sanggup bekerja efektif dalam penanggulangan peredaran rokok ilegal, tapi diperlukan partisipasi semua pihak.
