Direktur Lembaga Kemanusiaan SADAQA Ahmad Rofiqi, menegaskan pentingnya menjadikan konser ini sebagai gerakan bersama yang berdampak nyata.
"Ketika sistem dunia lumpuh menghadapi genosida brutal, konser SFH memadukan suara seniman, cendekiawan, mahasiswa, dan aktivis untuk menggaungkan pesan keadilan bagi Palestina,' ujarnya.
Sementara itu, vokalis Voice of Baceprot (VOB) Firda ‘Marsya’ Kurnia menilai musik dapat menjadi sarana perlawanan terhadap ketidakadilan.
"Setiap nada bisa menjadi doa, dan setiap lirik bisa menjadi seruan untuk hidup yang lebih adil. Nyanyian kami adalah bentuk perlawanan terhadap mereka yang merampas hak hidup orang lain," katanya.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: "Sound for Humanity" suarakan solidaritas dari Jatinangor untuk Gaza
