Cianjur (ANTARA) - Petugas gabungan Kecamatan Mande, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, disiagakan jalur utama Mande-Cianjur guna melakukan pengawasan dan pelaporan situasi serta melakukan penanganan cepat ketika terjadi bencana, terutama pohon tumbang.
Camat Mande Epi Rusmana di Cianjur, Jumat, mengatakan penempatan sejumlah petugas dan relawan sebagai upaya penanganan cepat ketika terjadi bencana alam, terutama pohon tumbang yang sempat memutus jalur utama Mande-Cianjur.
"Ini merupakan upaya penanganan cepat dan antisipasi terjadinya kemacetan akibat bencana alam di jalur utama Mande-Cianjur dan Mande-Jonggol, sehingga kami siagakan sekitar 5 petugas dibantu relawan di setiap desa," katanya.
Petugas yang disiagakan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur, TNI/Polri, PMI Cianjur, dan relawan, ketika melihat tanda akan terjadinya bencana, serta melakukan penanganan cepat termasuk mengalihkan arus lalu lintas ke jalur alternatif.
Pasalnya, ungkap dia, hingga saat ini curah hujan yang turun masih tinggi, terutama saat petang, disertai angin kencang yang dapat memicu pohon tumbang berbagai ukuran yang banyak terdapat di sepanjang jalur utama Mande-Cianjur.
"Kami berharap tidak ada bencana alam yang terjadi di Cianjur, namun upaya antisipasi dan penanganan cepat harus disiapkan, sehingga kami siagakan petugas kecamatan dibantu relawan melakukan pengawasan," katanya.
Sementara Kepala BPBD Kabupaten Cianjur Iwan Karyadi mengatakan akibat cuaca ekstrem yang melanda wilayah itu selama tiga hari terakhir menyebabkan puluhan pohon tumbang di sepanjang jalur utama Cianjur dan jalan penghubung antar-kecamatan di empat kecamatan.
