Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, terus berupaya mendongkrak segala potensi daerah untuk mewujudkan tren prestasi yang positif dari berbagai sektor ekonomi, pendidikan, sosial, kesehatan, infrastruktur dan sebagainya.
"Pemerintah Kota Tasikmalaya berupaya menghadirkan pelayanan yang lebih dekat dengan masyarakat, memudahkan akses publik terhadap berbagai kebutuhan dasar, sekaligus menumbuhkan ekonomi lokal, dan memperkuat nilai-nilai sosial serta keagamaan di tengah kehidupan masyarakat," kata Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan saat memperingati puncak Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya di Gedung DPRD Kota Tasikmalaya, Jumat (17/10/2025).
Ia menyampaikan hari jadi ke-24 Kota Tasikmalaya menjadi momentum bersama semua elemen untuk selalu bersyukur dan melibatkan semua pihak untuk memeriahkan dengan diisi kegiatan positif seperti menggelar kesenian dan budaya, gerakan pangan murah, pengobatan gratis, gerakan sosial, termasuk pembagian peralatan sekolah, pembagian Al-Qur’an sampai program bedah rumah.
Ia mengungkapkan Kota Tasikmalaya sampai saat ini telah menunjukkan perjalanan pembangunan yang cukup baik seperti di sektor perekonomian terjadi pergerakan positif pertumbuhan ekonomi sebesar 5,22 persen tahun 2024.
"Alhamdulillah berkat dukungan dan kolaborasi seluruh pihak, perekonomian Kota Tasikmalaya terus menunjukkan pergerakan yang positif, pertumbuhan ekonomi kita pada tahun 2024 tercatat 5,22 persen yang ini berarti berada di atas rata-rata kabupaten/kota di Jawa Barat, angka ini menandakan bahwa aktivitas ekonomi, terutama di sektor perdagangan, jasa, dan UMKM terus menggeliat," katanya.
Ia menyampaikan sektor kesejahteraan sosial yakni tingkat kemiskinan di Kota Tasikmalaya mendapati tren penurunan menjadi 10,84 persen pada tahun 2025 setelah sebelumnya pada tahun 2024 mencapai 11,10 persen.
Menurut dia upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat, optimalisasi bantuan sosial yang lebih tepat sasaran serta penguatan sektor ekonomi lokal menjadi faktor penting yang menopang capaian ini.
Sektor lainnya seperti tingkat pengangguran terbuka, kata dia, juga mengalami perbaikan dari 6,55 persen di tahun 2023 menjadi 6,49 persen pada tahun 2024.
"Walaupun belum signifikan, namun angka ini menunjukkan bahwa lapangan kerja baru mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya investasi dan aktivitas ekonomi kreatif," katanya.
Ia menyampaikan Pemkot Tasikmalaya saat ini terus berkomitmen memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pelatihan vokasi dan dunia usaha agar tenaga kerja yang ada memiliki daya saing dan keahlian yang relevan dengan kebutuhan zaman.
Selanjutnya indeks pembangunan manusia (IPM) Kota Tasikmalaya, kata dia, juga menunjukan peningkatan dari tahun ke tahun yang mencerminkan kemajuan pendidikan, kesehatan, dan daya beli masyarakat, namun di balik peningkatan tersebut masih terdapat tantangan yang perlu dihadapi bersama terutama dalam hal peningkatan angka rata-rata lama sekolah.
Namun persoalan itu, kata dia, saat ini ada program pemerintah pusat yakni Sekolah Rakyat yang sudah dimulai sejak 7 Oktober 2025 di wilayah Mangkubumi sebagai ruang tumbuhnya semangat belajar tanpa batas dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.
"Melalui program ini diharapkan angka partisipasi sekolah akan semakin meningkat, sehingga berdampak langsung pada peningkatan
komponen pendidikan dalam indeks pembangunan manusia Kota Tasikmalaya," katanya. (Adv).
Wali Kota Tasikmalaya Viman Alfarizi Ramadhan menyapa masyarakat saat rangkaian acara Hari Jadi ke-24 Kota Tasikmalaya di Balai Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Jumat (17/10/2025).
