Ia berharap adanya upaya bersama DPR RI dengan Kemendikdasmen yang selama ini sudah terjalin baik dapat meningkatkan penggunaan bahasa Indonesia yang benar, tidak hanya di pemerintah pusat, tapi juga di daerah, dan semua elemen masyarakat.
Menurut dia penggunaan bahasa Indonesia bisa dimulai dengan hal kecil seperti penulisan dalam setiap kegiatan, penamaan tempat seperti restoran dan yang lainnya, termasuk tulisan di keset bisa diganti tidak lagi ada bahasa asing "welcome", bisa bahasa Sunda atau Indonesia.
"Dimulai dari kecil, lalu sedang, dan besar ya, dan terbukti tadi beberapa kali kami kunjungan memang bahasa Sunda dan bahasa Sunda sebenarnya bisa menarik juga," katanya.
