Bandung (ANTARA) - Kepolisian Daerah Jawa Barat resmi membuka garis polisi (police line) di pintu masuk Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo) setelah dilakukan penutupan akibat kerusuhan yang terjadi di lembaga konservasi tersebut pada 6 Agustus 2025.
Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rocmawan mengungkapkan pihaknya hingga saat ini masih berkoordinasi dengan pemangku kepentingan soal dibukanya kembali operasional Bandung Zoo.
“ltu kebijakan pa Kapolda terkait dengan pengamanan dan pembukaan police line, di mana persoalan secara hukumnya ditangani kepolisian,” kata Hendra di Bandung, Rabu.
Baca juga: Polda Jabar buka garis polisi di Bandung Zoo
Baca juga: Pemkot Bandung Tunggu Putusan Menhut Raja Juli Antoni soal Nasib Bandung Zoo
Setelah dibukanya garis polisi tersebut, Hendra meminta Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT) bersama Pemerintah Kota Bandung untuk dapat segera bersikap terkait pengelolaan Bandung Zoo, karena mengingat satwa dan para pekerja yang hidup di sana.
“Tetapi menyangkut sosial ekonomi diberikan kebijakan oleh Pemda dan silahkan bagi yang saling mempunyai kepentingan dikelola dengan baik,”
Ia berharap seluruh unsur yang memiliki kepentingan untuk dapat bijak dalam mengelola Bandung Zoo tanpa mengorbankan para satwa di dalam.
“Demikian kebijakan pak Kapolda yang sangat memberikan public solving, jalan keluar ya sebatas kewenangan kita saja. Silahkan dikelola dengan baik tanpa adanya pertikaian dan pertengkaran,”
Adapun Bandung Zoo saat ini ditutup setelah ditetapkan sebagai barang bukti perkara dugaan korupsi yang tengah disidangkan dengan terdakwa di antaranya R. Bisma Bratakoesoema dan Sri Devi, serta mantan Sekda Kota Bandung Yossi Irianto pada berkas perkara berbeda.
Aset Bandung Zoo kini dititipkan ke Pemerintah Kota Bandung selaku pemilik lahan.
Sementara itu, Pimpinan Yayasan Margasatwa Tamansari (YMT), John Sumampauw menegaskan dukungan penuh terhadap langkah Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan yang menekankan pentingnya kepastian hukum dan tata kelola yang jelas dalam pengelolaan Bandung Zoo.
“Kami menyambut baik arahan Bapak Wali Kota Bandung untuk memastikan pengelolaan Bandung Zoo berjalan dengan kepastian hukum dan tata kelola yang profesional,” katanya.
Ia optimistis dengan dukungan semua pihak, Bandung Zoo dapat segera kembali dibuka dengan pengelolaan yang lebih baik, transparan, dan berorientasi pada konservasi.
“YMT memiliki komitmen menjaga kesejahteraan satwa, memberikan kenyamanan bagi pengunjung, serta menjadikan Bandung Zoo sebagai pusat konservasi, edukasi, dan rekreasi kebanggaan masyarakat Bandung,” kata John.
Baca juga: Bandung Zoo Siap Disulap Jadi Kelas Dunia! John Sumampauw Janji Hapus Kandang Jeruji Besi
Baca juga: Budayawan menegaskan Sunda cinta alam dan taat hukum
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026