Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota Bandung memberikan penghargaan kepada para juara Musabaqah Tilawatil Quran dan Hadis (MTQH) Jawa Barat 2025 atas pencapaian gemilang mereka.

“Alhamdulillah, ini buah dari kerja keras semua pihak. Saya ucapkan terima kasih dan selamat kepada seluruh kafilah Kota Bandung. Ini bukti bahwa Bandung punya potensi besar dalam seni baca, hafalan, tafsir, dan pengamalan Al-Qur’an dan Hadis,” ucap Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, dalam siaran persnya, Rabu.

Ia mengatakan bahwa keberhasilan ini bukan sekadar angka medali, melainkan wujud nyata semangat dan ketekunan yang diraih oleh kafilah Kota Bandung. 

Dalam ajang MTQH ke-39 yang digelar di Kabupaten Bandung, kafilah Kota Bandung sukses memenangkan total 23 medali. Rinciannya, yaitu 6 medali emas, 8 medali perak, dan 9 medali perunggu. Peristiwa membanggakan ini sekaligus mengantarkan Bandung sebagai Juara Umum Ketiga se-Provinsi Jawa Barat. 

Erwin menilai, kemenangan ini tidak terlepas dari kerja keras peserta, peran para pelatih, pembina, serta dukungan penuh pendamping. 

Tambahnya, MTQH memiliki makna lebih luas daripada kompetisi semata. Ajang bergengsi tersebut merupakan wadah pembinaan karakter, penyebaran nilai-nilai Islam, sekaligus penguatan spiritual di masyarakat.

“Kadeudeuh yang kami serahkan hari ini bukan sekadar bentuk penghargaan materi, tapi simbol kasih sayang dan motivasi agar para kafilah terus membumikan Al-Qur’an di tengah masyarakat,” sambungnya.

Di sisi lain, Ketua Harian LPTQ Kota Bandung Mimin Sutisna mengatakan pemberian penghargaan ini menutup rangkaian panjang persiapan dan pelaksanaan MTQH 2025.

“Kegiatan ini bukan hanya penutup, tapi juga menjadi awal baru. Kita akan terus melanjutkan pembinaan dan persiapan agar bisa meraih prestasi yang lebih tinggi ke depan, insyaallah meraih juara umum,” tutur Mimin.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung perjalanan kafilah, mulai dari pembina, peserta, panitia, hingga pejabat Pemkot Bandung. Baginya, dukungan itu menjadi energi penting untuk terus maju ke depannya.



Pewarta: Nasya Syakira Raia (*)
Editor : Riza Fahriza

COPYRIGHT © ANTARA 2026