Pihaknya juga menjamin tidak ada pungli di destinasi wisata di Cianjur termasuk mematok parkir kendaraan bagi wisatawan, sehingga angka kunjungan tetap tinggi ke berbagai destinasi wisata termasuk pantai selatan Cianjur.
Sementara pelaku pariwisata di Cianjur mengutuk aksi kekerasan yang dilakukan dua orang pemuda di Kecamatan Naringgul, bahkan mereka menjamin peristiwa yang sama tidak kembali terjadi karena bukan karakter masyarakat Cianjur serta menjamin rasa aman dan nyaman bagi wisatawan.
"Kami bersama masyarakat sekitar destinasi wisata di Cianjur, siap menjaga keamanan dan kenyamanan setiap wisatawan yang datang, jangan sampai berbagai upaya pelaku pariwisata bersama pemkab menarik wisatawan untuk datang tercoreng ulah dua orang," kata pelaku pariwisata di Sindangbarang, Kang Dhea (59).
Baca juga: DPRD Cianjur panggil Disdikpora terkait pemberhentian 31 kepala sekolah
Baca juga: Miris! 500 Ruang Kelas SD di Cianjur Masih Rusak Berat, Siswa Belajar di Kondisi Memprihatinkan
Baca juga: Trauma Anak Korban! Wisatawan di Cianjur Dihadang, Pelaku Acungkan Senjata Tajam
