Kota Bandung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung kembali mengaktifkan sistem keamanan lingkungan (siskamling) di seluruh wilayah sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan seluruh kecamatan dan kelurahan wajib menghidupkan kembali siskamling untuk menjaga ketertiban sekaligus menciptakan rasa aman setelah unjuk rasa yang berujung ricuh dalam beberapa hari terakhir.
“Saya meminta seluruh kewilayahan mengaktifkan siskamling. Ini penting untuk pencegahan dan deteksi dini agar wilayah kita tetap aman dan kondusif,” kata Farhan di Bandung, Senin.
Farhan menyebutkan saat ini 30 kecamatan di Kota Bandung telah melakukan koordinasi pengamanan wilayah di tingkat kelurahan serta Linmas.
Selain itu, kata dia, Pemkot Bandung juga menyiagakan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Kebakaran dan Penyelamatan (Diskarmat), serta sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk merespons situasi di lapangan.
“Kami semua siaga, termasuk Satpol PP, Damkar dan OPD lain. Kehadiran kami penting, terutama setelah unjuk rasa. Ini untuk membantu pemulihan kota dan memastikan situasi tetap terkendali,” ujarnya.
Pewarta: Rubby Jovan PrimanandaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026