Pacific pun mengakhiri musim reguler dengan rekor keseluruhan 11 kemenangan dan 15 kekalahan, sehingga menempati peringkat kesembilan klasemen akhir musim reguler.
Meski gagal menembus playoff, pencapaian tersebut dinilai sebagai peningkatan signifikan dibanding performa awal musim.
Manajemen Pacific Caesar Surabay menilai kinerja mantan pelatih Hangtuah Jakarta itu cukup positif untuk dilanjutkan ke musim berikutnya.
Bagi Andika Supriadi, musim 2025 menjadi tahun keduanya kembali bersaing di IBL setelah sebelumnya sempat diberhentikan Hangtuah Jakarta pada pertengahan musim 2024.
Keputusan mempertahankannya di kursi pelatih diharapkan dapat memberikan konsistensi dan kestabilan performa dalam membangun skuad Pacific.
Ajang IBL All Indonesian 2025 di Solo, Jawa Tengah, pada 16-31 Agustus, menjadi langkah awal bagi Pacific dalam mempersiapkan diri menghadapi musim reguler atau IBL 2026.
Manajemen juga berharap, pengarahan (adjustment) dan pembangunan sistem permainan dari pelatih itu, bisa membawa tim meraih hasil positif dan menjadi ancaman bagi para pesaing di papan tengah maupun atas dalam daftar klasemen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pacific Caesar perpanjang kontrak Andika Supriadi sebagai pelatih
Pewarta: Donny AditraEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026