"Kita pas sama Erspo juga meminta itu sebagai persyaratan. Dan itu persyaratan tender kami. Itu juga ada. Kenapa? Agar PSSI punya kemungkinan berapa sih jersi yang laku? Karena selama ini, nggak tahu kita, berapa juta jersi yang dijual," jelas dia.
Saat ini, kontrak timnas dengan Erspo akan berakhir pada Februari 2026. Kerja sama dengan apparel olahraga milik Muhammad Sadad itu terjalin dua tahun sejak Februari 2024.
Ada kemungkinan pihaknya mengganti apparel timnas ke merek lain, namun Marsal juga tak menampik bahwa bisa saja timnas akan bertahan dengan Erspo jika mereka bisa memberikan kualitas terbaik sesuai yang diinginkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir.
"Ya hari ini kan kita punya komitmen dengan Erspo hingga Februari 2026. Kebetulan Erspo juga ikut dalam proses tender. Saya gak bisa bicara kaitannya dengan proses tender," ucap Marsal.
"Karena evaluasi yang mereka selama ini lakukan, juga termasuk pertimbangan kami ke depannya. Ketum juga menanamkan terus ke kami bahwa, 'timnas harus dapat produksi yang terbaik'," tambah dia.
Pengumuman apparel baru timnas dikabarkan akan diumumkan pada pertengahan bulan ini. Nantinya, pengumuman pemenang akan disampaikan langsung melalui situs dan media sosial resmi PSSI.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Kandidat apparel baru timnas Indonesia semakin mengerucut
Pewarta: Zaro Ezza SyachniarEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.