Potensi itu, kata dia, tentu menarik perhatian petani tembakau di Garut yang saat ini terjadi penambahan luas lahan, bahkan di wilayah selatan seperti Kecamatan Cikelet dua tahun terakhir sudah ada yang menanam tembakau.
"Hampir semua wilayah Garut bagian tengah ke utara itu ada yang menanam tembakau, bahkan dua tahun terakhir ada juga yang menanam tembakau di Kecamatan Cikelet," katanya.
Ia menambahkan adanya potensi keuntungan pasar pada sektor tembakau tentunya membuat Disepertan Garut memberikan pendampingan dan penyuluhan dalam pengembangan perkebunan tembakau.
Namun peluang usaha tani tembakau yang menguntungkan itu, lanjut dia, berbenturan dengan adanya kebijakan pemerintah terkait pembatasan merokok.
"Di satu sisi peluang, tapi di sisi lain juga kan ada pembatasan merokok," katanya.
Pewarta: Feri PurnamaEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.