Bandung (ANTARA) - Taghsya Najmi Fatharani, atlet pencak silat Perisai Diri asal Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), meraih medali emas dan perunggu pada ajang Perisai Diri International Championship (PDIC) di Lombok, Nusa Tenggara Barat, 12-17 Juli 2025.
Dari rilis yang diterima ANTARA, Minggu, PDIC di Lombok ini dikuti para pesilat Perisai Diri dari berbagai provinsi serta dari Belanda, Australia, dan Timor Leste.
Di PDIC kali ini, Najmi turun di dua kategori yaitu Serang Hindar kelas dewasa putri, serta Tanding kelas dewasa putri.
Taghsya yang kuliah di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), mengaku gembira bisa mempersembahkan medali emas dan perunggu bagi Provinsi DIY.
"Aku senang sekali dan ini berkat doa yang selalu dipanjatkan ayah ibuku serta kakak-kakakku, dan tentu juga karena para pelatihku" kata Najmi.
Belajar silat sejak usia taman kanak-kanak dilatih langsung oleh ibunya di Cibinong, Kabupaten Bogor, Najmi di final PDIC mengalahkan atlet silat dari Provinsi Jawa Tengah.
Najmi saat ini berlatih Perisai Diri dengan para pelatih dari Perisai Diri Yogya. Bagi dirinya Pencak Silat ini adalah pilihannya.
Sehingga, Najmi mengaku dirinya ingin kuliah dan Perisai Diri bisa saling mendukung serta dua-duanya dapat berprestasi. "Saya berharap dua-duanya bisa berprestasi," ujarnya.
