Jakarta (ANTARA) - Pelatih timnas U-23 Filipina Garrath McPherson mengatakan sudah tak sabar melihat timnya bertarung melawan tuan rumah Indonesia pada laga kedua Grup A Kejuaraan ASEAN U-23 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (18/7) pukul 20.00 WIB.
Dalam sesi latihan di Lapangan A Gelora Bung Karno, Kamis, pelatih asal Australia itu mengaku tak sabar karena Indonesia memiliki tim yang berkualitas, juga adalah tim yang sulit dikalahkan, apalagi bermain di kandangnya sendiri.
“Mereka memiliki beberapa pemain yang pernah bermain di level timnas senior. Mereka juga bermain di kandang. Mereka juga terlihat dilatih dengan sangat baik. Jadi, itu sebuah tantangan bagi kami,” kata McPherson.
“Saya sudah tidak sabar melihat para pemain kami dan bagaimana mereka memanfaatkan kesempatan itu. Pada akhirnya akan menjadi pengalaman yang berharga bagi para pemain,” tambah dia.
McPherson kemudian mengatakan bahwa tak ada pemain Indonesia yang spesifik diwaspadai karena ia memilih fokus membentuk timnya sendiri.
Indonesia pada laga pertama meraih kemenangan 8-0 atas Brunei Darussalam. Dari delapan gol itu, enam gol di antaranya dicetak Jens Raven.
“Jadi, prioritasnya, dalam hal, motivasi pemain dan kesiapannya tergantung pada kami, sistem apa yang ingin kita terapkan, gaya permainan apa yang kita inginkan. Jika kita melakukan itu dengan baik, kita mendapatkan kesempatan yang besar untuk bermain baik,” kata pelatih 42 tahun itu.
“Tentu saja, ketika Anda melihat pertandingan mereka sebelumnya (vs Brunei Darussalam) mereka mampu mencetak banyak gol. Jadi, pemain seperti itu tentunya akan menyita perhatian lebih,” lanjut dia.
Pewarta: Zaro Ezza SyachniarEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.