Selama proses itu, kata dia, DPRD memberikan sejumlah masukan terkait efektivitas anggaran, peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), serta penyelesaian temuan audit dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
“Kami sangat mengapresiasi sinergi yang telah terjalin antara eksekutif dan legislatif dalam pembahasan ini,” tuturnya.
Imron menambahkan, raperda yang telah disetujui DPRD akan segera disampaikan ke Gubernur Jawa Barat untuk mendapatkan evaluasi sebelum ditetapkan secara resmi.
Ia berharap seluruh proses ini menjadi landasan yang kuat, untuk meningkatkan kualitas belanja publik dan perencanaan keuangan yang lebih terukur di masa depan.
“Dengan sistem akuntansi yang semakin baik, kita berharap program-program pemerintah dapat lebih tepat sasaran dan manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.