Jakarta (ANTARA) - Mantan pelatih timnas U-19 dan U-20 Indonesia Indra Sjafri menilai kualitas Piala Presiden tahun 2025 ini akan meningkat, seiring adanya dua tim luar negeri yang berpartisipasi, yaitu Oxford United dan Port FC.

Dengan adanya Oxford dan Port sebagai peserta, kata Indra, harus dapat dimanfaatkan oleh para pemain lokal untuk menunjukkan kemampuannya dan mengukur diri sejajar di level internasional.

"Saya pikir ini kualitas pertandingan yang ada di Piala Presiden nanti karena adanya tim luar negeri, pemain-pemain kita yang ada di Indonesia bisa memperlihatkan kualitas mereka dan membandingkan kualitas mereka dengan pemain-pemain yang ada dari luar," ucap Indra, saat mengikuti kegiatan sosialisasi Piala Presiden di depan Garuda Store, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), dikutip dari laman resmi PSSI, Kamis.

Piala Presiden tahun ini, yang memasuki edisi ketujuh, diikuti oleh enam tim peserta. Selain Oxford dan Port, empat tim lainnya adalah Liga Indonesia All Star, Arema FC sebagai juara bertahan dan tim tersukses (empat gelar), Persib Bandung sebagai juara Liga 1 Indonesia, dan Dewa United sebagai runner-up Liga 1.

Grup A dihuni oleh Liga Indonesia All Star, Arema FC, dan Oxford United. Sementara di Grup B berisikan Persib, Dewa United, serta Port FC.

Laga pertama Piala Presiden mempertemukan Persib melawan Port FC di Stadion Si Jalak Harupat, Bandung, pada 6 Juli pukul 15.30 WIB, dan kemudian dilanjutkan dengan opening seremoni antara duel Oxford United melawan tim Liga Indonesia All Star di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Pertandingan berlanjut pada 8 Juli, ketika Liga Indonesia All Star melawan Arema FC di Stadion Si Jalak Harupat pukul 15.30 WIB, lalu disusul laga malam hari antara Persib kontra Dewa United pukul 19.30 WIB di tempat yang sama.

Pada 10 Juli, dua laga terakhir fase grup mempertemukan Dewa United melawan Port FC pukul 15.30 WIB, kemudian Arema FC menghadapi Oxford United pada pukul 19.30 WIB. Kedua pertandingan digelar di Stadion Si Jalak Harupat.



Pewarta: Zaro Ezza Syachniar
Editor : Zaenal Abidin

COPYRIGHT © ANTARA 2026