Dia mengajak seluruh masyarakat untuk menerapkan prinsip TOSS (temukan obati sampai sembuh), serta saling mengawasi dan menjaga sesama.
“TOSS itu kewajiban kita semua. Kalau ada anak, istri, saudara, tetangga yang gejalanya mirip, segera laporkan agar bisa diobati sampai sembuh,” katanya.
Dia juga mengingatkan agar masyarakat tidak termakan hoaks terkait vaksin maupun pengobatan dari pemerintah.
Menurutnya, ketakutan dan stigma sosial sering menjadi hambatan utama dalam penanganan TB. Banyak penderita enggan melapor karena malu.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menkes: Desa Klapanunggal contoh partisipasi publik dalam eliminasi TB
Pewarta: Mecca Yumna Ning PrisieEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026