Usai insiden, Wakil Ketua DPRD Jabar Ono Surono meminta pemerintah daerah segera mengevaluasi menyeluruh aktivitas tambang yang berisiko merusak lingkungan dan membahayakan keselamatan.
Ia menilai, pemberian izin saja tak cukup. Pemerintah daerah harus memastikan operasional tambang dijalankan sesuai standar teknis dan prinsip keselamatan.
Moratorium izin tambang dinilai langkah awal yang tepat, tetapi perlu diperkuat dengan pengawasan lapangan.
Namun, penutupan tambang juga membawa dampak sosial ekonomi. Banyak warga yang menggantungkan hidup dari sektor ini, baik sebagai pekerja maupun pelaku usaha kecil. Oleh karena itu, pemerintah daerah perlu menyiapkan strategi lanjutan.
Tragedi ini menjadi pengingat bagi pengawasan pertambangan galian C di Jabar, khususnya Kabupaten Cirebon.
Pemerintah daerah seyogyanya, harus konsisten untuk menindak tambang bermasalah dan melakukan pemulihan ruang hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Doa lintas iman untuk korban hilang di Gunung Kuda
Editor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.