Rion Firmansyah, Desa Kepuh Blok Gunung Santri, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
Rino Ahmadi (28), Desa Cikalahang Blok III, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Ikad Budiarso (47), Desa Budur Blok Karang Wangi, Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Toni (46), Desa Kepuh Blok Benggoi, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
Wastoni Hamzah (25), Desa Krangkeng Blok Lurah, Kecamatan Srengseng, Kabupaten Indramayu.
Jamaludin (49), Desa Krangkeng Blok Lurah, Kecamatan Srengseng, Kabupaten Indramayu.
Suparta (42), Desa Kepuh, Kecamatan Palimanan, Kabupaten Cirebon.
Sakira bin Jumair (44), Desa Cikeusal, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.
Sunadi (30), Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon
Sanadi bin Darya (47), Desa Cikeusal, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon.
Nalo Sanjaya (53), Desa Kedongdong Kidul, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Wahyu Galih (26), Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Sudiono (51), Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Puji Siswanto (50), Desa Leuwimunding, Kabupaten Majalengka.
Adapun empat korban yang masih dalam pencarian adalah:
- Muniah (45), warga Desa Cikeduk, Kecamatan Depok, Kabupaten Cirebon.
- Tono bin Sudirman (57), Desa Cipanas, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
- Dedi Setiadi (47), Desa Cikalahang, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
- Nurakman (51), Desa Girinata, Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon.
Baca juga: Polisi berikan pendampingan psikis bagi korban longsor Gunung Kuda Cirebon
Baca juga: BNPB: Longsor tambang di Gunung Kuda Cirebon kecelakaan kerja bukan bencana alam
Baca juga: Tim gabungan berhasil evakuasi 21 korban longsor di Gunung Kuda
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul:
Tim SAR fokus cari empat korban di titik kiri longsor Gunung Kuda
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.