Namun, pihaknya berharap para peserta bukan bertujuan untuk mencari sertifikat melainkan menyamakan visi saat penyelamatan di lapangan karena sebagian besar wilayah Cianjur masuk dalam zona merah bencana alam tertinggi di Jabar.
"Inti dari pelatihan ini adalah menyatukan visi dan misi kemanusiaan dalam melakukan berbagai penanganan kebencanaan, sehingga potensi SAR Cianjur siap terjun dalam berbagai kondisi," katanya.
Peserta yang hadir dari berbagai organisasi, profesi, dan lembaga seperti Palang Merah Indonesia (PMI), Indonesian Escort Ambulance (IEA), Pramuka, Senkom, Petualang, RAPI, Orari, Damkar Kabupaten Cianjur, Retana, BFRAD, Mapala, TRC Rescue, Jaga Bala, dan pewarta.*
Pewarta: Ahmad FikriEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.