Bahkan, tokoh finansial global Robert Kiyosaki memprediksi BTC bisa melampaui 350.000 dolar AS (Rp5,9 miliar) pada tahun yang sama.
Kondisi tersebut, menurut Oscar menunjukkan masa depan aset kripto di Indonesia optimistis , seperti terlihat volume transaksi di Indodax naik 1,5 persen senilai Rp9,8 triliun dari awal bulan April yang menandakan bahwa minat masyarakat terhadap Bitcoin dan aset digital lainnya terus tumbuh.
"Angka ini menunjukkan bahwa masyarakat kita semakin memahami pentingnya aset digital dalam portofolio investasi mereka. Adopsi bukan hanya tren luar negeri, tapi juga berkembang sangat cepat di dalam negeri," jelasnya.
Oscar juga menegaskan bahwa investor pemula tidak perlu menunggu "harga koreksi" untuk mulai masuk pasar. Strategi seperti Dollar Cost Averaging (DCA) dapat digunakan untuk mulai berinvestasi secara konsisten tanpa harus menebak puncak atau dasar harga.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Bitcoin sentuh Rp1,56 miliar, Indodax: Kepercayaan publik makin besar
Pewarta: SubagyoEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.