Selain itu, adanya trauma atau cedera di kepala, riwayat keluarga yang pernah terkena parkinson dan paparan zat kimia industri, meningkatkan risiko gejala parkinson di beberapa tahun mendatang.

“Jadi kalau kepalanya pernah kebentur, atau apalagi kecelakaan kena kepala, biasanya mungkin gejalanya tidak langsung muncul, tapi beberapa tahun kemudian, itu bisa jadi salah satu faktor yang membuat muncul parkinson,” katanya.

Rizka mengatakan jika sudah ada gejala awal seperti mudah lupa, suka berhalusinasi, bahkan jauh sebelum gejala motorik seperti tremor, bisa segera dikonsultasikan sebelum terjadi perburukan.

Rizka menyarankan untuk menjaga gaya hidup sehat sejak muda dengan berhenti merokok, menjauhi obat-obatan, alkohol dan banyak berolahraga dengan durasi 180 menit, konsumsi sayur dan buah agar terhindar dari gejala parkinson di usia muda.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Gaya hidup bisa memunculkan gejala parkinson di usia muda 



Pewarta: Fitra Ashari
Editor : Yuniardi Ferdinan

COPYRIGHT © ANTARA 2026