Selanjutnya, Habibullah menuturkan bahwa komponen harga bergejolak mengalami inflasi sebesar 1,96 persen mtm dengan andil inflasi sebesar 0,33 persen.
Dia menyampaikan bahwa komoditas utama dalam komponen harga bergejolak yang memberikan andil inflasi adalah bawang merah (0,11), cabai rawit (0,06), daging ayam ras (0,03), beras (0,02), dan bawang putih (0,02).
“Selain itu, terdapat komoditas yang masih memberikan andil deflasi pada Maret 2025, yaitu tarif angkutan udara dengan andil deflasi sebesar 0,04 persen,” ujarnya lagi.
Pemerintah memberikan diskon tarif angkutan udara untuk pembelian tiket penerbangan pada 24 Maret-7 April 2025 berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 18 Tahun 2025 tentang Pajak Pertambahan Nilai Atas Penyerahan Jasa Angkutan Udara Niaga Berjadwal Dalam Negeri Kelas Ekonomi Yang Ditanggung Pemerintah Tahun Anggaran 2025.
BPS juga mencatat bahwa Indonesia mengalami inflasi secara tahunan sebesar 1,03 persen year-on-year (yoy) dan secara tahun kalender sebesar 0,39 persen year-to-date (ytd).
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: BPS sebut tarif listrik kontributor utama inflasi bulanan Maret 2025
Pewarta: Uyu Septiyati LimanEditor : Yuniardi Ferdinan
COPYRIGHT © ANTARA 2026