Daerahnya, lanjut dia, masih berstatus Siaga Bencana Hidrometeorologi hingga 31 Juli 2025 sesuai SK Siaga Bencana Darurat yang diterbitkan Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon.
BPBD Kota Cirebon pun mengimbau masyarakat, untuk tetap waspada dan menjaga kebersihan saluran air di lingkungan masing-masing guna mencegah kawasan permukiman terendam banjir saat hujan deras terjadi.
“Kami mengajak masyarakat bergotong royong agar lingkungan tetap bersih dan risiko bencana dapat diminimalkan,” tuturnya.
Andi menegaskan, pemerintah daerah sudah berkomitmen memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat yang terdampak banjir.
“Langkah kami adalah memastikan warga dapat kembali menjalani kehidupan normal secepat mungkin,” ucap dia.
Pewarta: Fathnur RohmanEditor : Zaenal A.
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.