Kolaborasi
Saat ini, dengan pasokan listrik yang cukup, Dina dapat mengoperasikan alat-alat pendukung perawatan kandang, semisal lampu untuk menciptakan suhu hangat yang diperlukan unggas ternaknya.
Selain itu, peternakan yang dulunya harus beradaptasi dengan keterbatasan kini bisa berfungsi dengan efisien. Produksi telur organik meningkat, dan tak lama kemudian pasar mulai tertarik.
Sebelum ada pasokan listrik, produksi telur organik hanya 300 butir per hari, sekarang jumlahnya kian meningkat menjadi 500 butir per hari. Harga telur organik Dina dibandrol Rp72.850/tray (30 butir). Omset harian peternakan Dina saat ini mencapai nilai satu juta rupiah.
Karyawan di peternakan Dina saat ini berjumlah 3 orang. Bersama Dina, mereka dipercaya untuk memastikan operasional peternakan dengan baik, termasuk kesehatan dan keselamatan ternak, kebersihan kandang dan mitigasi bila terjadi penularan penyakit khas unggas.
Telur-telur hasil peternakan Dina tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan lokal kampungnya, tetapi sudah merambah ke pasar yang lebih besar. Dalam beberapa tahun terakhir, peternakan Dina dikenal sebagai salah satu penghasil telur organik berkualitas tinggi di daerah Kabupaten Bogor, tepatnya di kawasan Megamendung dan sekitarnya.
Keberhasilan Dina tidak berhenti di situ. Kemajuan teknologi yang diadopsi menarik perhatian startup lokal yang bergerak di bidang teknologi peternakan, rintisan Powltry.
Kolaborasi Powltry dengan perusahaan pembiayaan, Fazz Capital Finance melihat potensi peternakan organik Dina dapat lebih berkembang dengan dukungan teknologi aplikasi.
Kolaborasi Dina, Powltry dan perusahaan pembiayaan itu menjadikan peternakan Dina kini bisa dipantau dengan peralatan serba modern, seperti alat penjaga kelembapan, kamera pemantau serta digital lainnya yang mampu terolah dalam bacaan data.
Modernisasi peralatan dan teknologi yang telah dilakukan menciptakan sebuah ekosistem bisnis baru. Meski peternakan Dina belum berskala besar, infrastruktur energi pendukung yang sudah lengkap membuat pihak-pihak lain tertarik untuk bermitra.
Peluang baru
Teknologi yang diintegrasikan dalam peternakan organik membuka peluang baru bagi Dina. Bukan hanya sebagai peternak, tapi juga sebagai bagian dari inovasi yang menggabungkan tradisi dan modernitas dalam dunia agrikultur.
Dalam konteks yang sama, PLN juga tengah mendukung adanya upaya perusahaan rintisan mampu membantu ataupun menyokong usaha kecil, dengan PLN sebagai pendukung infrastrukturnya.
