Kuarter pertama dimulai, tim polesan Cokorda Raka Satrya itu langsung memimpin jalannya pertandingan dengan selisih 7 poin di antara kedua tim. Satria Muda berhasil meraup 16 poin, sedangkan Garuda Kukar meraup 9 poin.
Memasuki kuarter kedua, pola permainan Satria Muda menurun. Saat menit kedua akhir, Garuda Kukar berhasil menyamakan kedudukan 27-27.
Menjelang wasit meniup pluit, Satria Muda lantas kembali unggul dengan berhasil menambah 6 poin, sehingga skor saat itu 33-31.
Pada Kuarter ketiga, persaingan kian sengit. Garuda Kukar akhirnya berhasil mengalahkan Satria Muda dengan selisih 1 poin, 43-44.
Satria Muda kembali mengejar ketertinggalan saat memasuki kuarter keempat. Lewat permainan Christian Sitepu dan Rony Gunawan, kedudukan lantas berbalik. Satria Muda kembali mengungguli tim tuan rumah Garuda Kukar 57-45 poin.
"Saat itu Garuda Kukar sudah tidak lagi dalam performa yang baik, makanya kami bisa unggul," kata pelatih Satria Muda BritAma, Cokorda Raka Satrya.
Menurutnya, pola permainan timnya yang kurang konsisten malam itu lantas mengakibatkan Satria Muda harus kehilangan offensive rebound yang lumayan banyak.
"Hampir satu kuarter permainan kami jelek, namun akhirnya kami bisa keluar dari tekanan itu," katanya.
Pelatih Garuda Kukar Bandung Tjetjep Firmansyah mengatakan, hal yang menjadi penyebab timnya tunduk di kuarter keempat lantaran fisik para pemainnya telah mencapai batas.
"Jadinya kami keteteran di babak itu. Satria Muda akhirnya berhasil membalikkan keadaan," katanya.
Kemenangan yang diperoleh Satria Muda kian memperkuat kedudukan tim tersebut di posisi puncak klasemen sementara. Mereka kini mengoleksi 56 poin setelah menjalani 29 kali pertandingan dengan 27 kali kemenangan dan 2 kali kalah.
Sugiharto
Editor : Irawan
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.